Rabu, 28 Agustus 2013

kamu dan semua kenangan tentangmu :")

     hai, kamu yang sebenanrnya sudah melupakanku dan semua kenangan tantangku. apa kabarmu bang ? kuharap dirimu baik-baik saja ya :) ini aku, masih diriku yang dulu. diriku yang tergila-gila akan pesonamu yang luar biasa. sudah hampir 8 bulan kita berpisah. dan perpisahan ini terlihat seperti permusuhan diantara kita. Sebenarnya aku mengingat janjimu dulu yang berkata bahwa "silaturahmi harus berjalan" namun semuanya kan terlupakan seiring berjalannya waktu den kesibukanmu sekarang yang sedang menjalani pendidikan kecabangan. 
     8 bulan ini kulewati dengan penuh harapan bahwa dirimu kan kembali kepelukanku. Namun itu tidak seperti perkiraanku. Justru dirimu seakan-akan menghilang dari kehidupanku. Sering kali kuingin menayakan kabarmu, sekedar untuk menyapa "hai. abg apa kabar ?" namun jari jemariku seakan-akan tak kuasa menekan tombol-tombol tersebut. Pikiranku yang terus berkata berhenti, tinggalkan dirinya, melangkah lah vin !!. Hatiku pun terkalahkan dengan pikiranku. Namun aku terus berharap dirimulah yang menyapaku dan menanyakan kabarku. Aku pun masih sering menanyakan kabarmu, entah melalui teman-temanmu atau sepupumu. Terkadang aku pun masih memandangi foto di akun line dan whatsappmu. Karena hanya itulah satu-satunya cara bagiku untuk melihatmu. 
     Masih teringat jelas bayangan akan dirimu dibenakku. Perjalanan cinta kita yang seumur jagung. Aku mengingat percakapan awal kita via bbm dan itu kuperkirakan pada awal Oktober. Pada hari itu aku sedang berada di dalam kelas dan karnamu ikiranku sedikit terkecoh. Dosen yang menerangkan di depan kelaspun tak kugubris. Aku mengenalmu melalui temanmu, Abimanyu. Mulai dari situ kita bercakap-cakap akan banyak hal. Akhirnya pertemuan pertama kita pada 5 Oktober'12 tepat pada HUT TNI. Kita bertemu di MONAS, di mana kamu dan teman-temanmu sedang melakukan gladi resik GSCL. Aku juga ingat pertama kali kamu mendatangiku dengan tampangmu yang lusuh dan kucel menggunakan PDL hihihi. Tampang kecapean habis latihan GSCL hehhe. Pertama yang kulihan dari dirimu pada waktu itu adalah matamu yang sipit dan hidungmu yang mancung. Walaupun lusuh dan kucel kamu tetap gagah lhoo bang :) Kita pun bercakap-cakap, sesekali memperbanyak koleksi foto di mana fotonya kita berdua sama-sama kucel hehehhe. 
 
      Aku yang pada hari itu belum puas melihat dirimu memberanikan diri untuk meminta fotomu dan ternyata kamu pun berkata hal yang sama. Kita pun sama-sama mengirimkan foto. Kamu mengirimkan fotomu di mana kamu menggunakan seragam Olah Raga Akmil dengan celana pendek dan kaus putih hahha dan kamu tampak begitu sipit karena kamu tertawa hahah tetapi itu adalah salah satu foto kegemaranku karena kebanyakan foto yang kamu kirim rata-rata tampangnya flattttt.... super flattt dan amat teramat susah untuk membuatmu mengirimkan foto kepadaku, harus dengan paksaan dan ngambek hahahha tapi akhirnya tetep dikirim walaupun seadanya hahha. Itulah salah satu alasan kenapa aku sangat merindukanmu saat ini :")
     6 Oktober'12 vina kembali mengunjungimu di MONAS (rela panas-panasan demi ngeliat abang :p) waktu itu kamu menggunakan seragam PDU biru-putih tapi aku kurang menyukaimu menggunakannya terlihat kurang pas dengan warna kulitmu. Sama seperti sebelumnya, bercakap-cakap dan memperbanyak koleksi foto kita hahha. Aku memintamu menemaniku untuk menemui kak Abimanyu. Sedikit bercakap dengan kak Abimanyu lalu kamu menghampiriku dan memberiku pocari sweet heheh (ingetannya pol kann). Tidak lama aku mau meminta ijin pulang (udah gosong, item, keringetan, sumpahh super kucel) dan kamu berkata kalau hari itu ada pesiar dan akhirnya kita kembali bertemu di citos. 
     Ya, lagi-lagi aku terpesona dengan rupamu yang menggunakan seragam PDH (seragam yang bikin cowo tambah kece kali ya) badanmu yang super singset menggunakan pet dan membawa tas jinjing hitam. Kita janjian untuk menonton film (waktu itu Taken 2) tapi sebelumnya aku menemanimu untuk sholat. Kita duduk di barisan bawah bersama dua orang temanmu dan temanku. Di tengah-tengah film kamu menawarkan tangamu untuk kugemgam karena gesture tubuhku yang mengisyaratkan kalau aku kedinginan. Kamu juga ngajarin cara ngitung bom disitu krna adegan film itu (agak gak romantis tapi wasallam deh ya). Selesai menonton akhirnya aku mengantarmu kembali ke Rindam Jaya di Condet. 
     Kita bercakap-cakap di tempat yang jauh dari kerumunan tapi gelap -_- dan kamu yang sudah mulai memberanikan diri untuk nyubit-nyubit pipiku hahhaha. Kita membicarakan banyak hal waktu itu, keluargaku, hidupku, kuliahku dan lainnya. Kesalahanku adalah aku membiarkanmu mengatahui banyak tentang diriku namun aku tidak bertanya banyak tentang dirimu. Kamu yang selalu berkata "cie yang besok ulang tahun" hahaha iya besok tepat tgl 7 Oktober'12 Vina berusia 18 tahun (unyuh masih bocah super). Kamu pun menjulukiku sek kepanjangan dari pesek dan aku memanggilmu teng kepanjangan dari ganteng hahh tapi aku tdk terima dipanggik sek jadinya kamu mengubahnya menjadi cung kepanjangan dari mancung (kenyatannnya yang pahit emng dipanggil mancung). Panggilan pertama untuk apel pun terdengar tapi kamu mngecuhkannya karna menyadari udah tingkat akhir mungkin bisa sok sedikit hhaha. Akhirnya panggilan apel terakhir baru kamu menuju lampangan untuk apel. Di tengah-tengah apel akhirnya kamu sms untuk menunggunya hingga selesai apel. Selesai apel akhirnya kamu yang masih menggunakan seragam PDH mendatangiku di saat semua teman-temanmu sudah berganti pakaian PDL. Seakan-akan kamu tidak mau kehilangan waktu untuk menemuiku :") 
     Tepat pukul 11 akhirnya aku pamit dan membiarkanmu untuk beristirahat untuk acara besok di MONAS. Aku ingat kamu mengantarku ke mobil dan mengingatkanku untuk gereja besoknya. Akhirnya aku pun pergi dan sedikit sesak dihati untuk meninggalkanmu. Di perjalanan pulang pun kamu masih menayakan kabarku dan menelphoneku. Tepat pukul 00.00 kamu menelphoneku dengan suaramu yang sudah sayu + ngantuk untuk mengucapkan "selamat ulang tahun" yaa, kamu orang pertama yang memberiku selamat ulang tahun sayangku :") dan akhirnya kamu pamit untuk tidur. Esoknya aku tidak bisa mengunjungimu kembali di MONAS karena ku sangat amat lelah dan kamu memakluminya. Setelah acara MONAS selesai akhirnya kamu pamit untuk kembali ke akmil, magelang. Kamu mungkin tidak tau kalau aku menangis disitu :(
     27 Oktober'12 kamu memintaku untuk menjadi pacarmu dengan cara yang jauh dari kata romantis. Di Bandung, tepatnya Kosambi aku menghampirimu. Dengan waktunya amat sangat sempit dimana malamnya kamu harus kembali ke Magelang. Kurang bangettt yaa waktu pacarannya hiks ;"( 
    Komunikasi LDR yng cukup intensif dimana kamu yang sealu mengabariku di jam pesiarmu. Kamu yang sering dikirim lomba kemana-mana membuatmu leluasa untuk mengabariku. Di situ aku mengucap syukur kepada Tuhan, berterima kasih telah memberiku lelaki yang pintar dan penyanyang dimana semua orang akan cemburu melihatku dengannya :").. Namanya orang pacaran ya seringkali kurang harmonis akibat masalah sepele, dan kami bisa melewatinya. 
     Latsitardanus di Lombok selama sebulan membuatku selalu mengingatkanku untuk kamu menahan nafsumu. Puji Tuhan pada saat itu kamu selalu mengabariku dan tidak lupa mengirimkan foto walaupun pake disuruh. Suatu hari dimana aku tidak mendengar kabarmu tetapi kamu update ini itu, khawatir iyaa sangat khawatir dan kekhawatirannya terjawab saat kamu berkata "aku ragu sama hubungan ini". Aku yang masih belum dewasa menanggapi dengan emosi. Tanpa berpikir panjang aku memutuskan untuk selesai. Namun kamu yang membujuku dengan rayuan-rayuanmu itu membuatku kembali kepadamu.Sebenarnya aku tau kalau kamu ragu dengan perbedaan agama diantara kita sayang. 
     Tidak lama setelah kepulangannya dar Lombok, kamu cuti ke Medan. Di mana aku sudah ragu bahwa kamu akan berubah pikiran dan meminta udh menyudahinya. Tepat tanggal 27 dimana itu adalahhari jadi kita yang ke 2 di mana kita masih bercanda-canda. Keesokannya tanggal 28, kamu menyudahi semuannya yang ada di antara kita. Sedih, iya sedih. Janji-janjimu pun seakan-akan palsu, seakan kamu hanya memainkan perasaanku. Aku masih ingat ketika kamu berkata "jiwa ragaku kserahkan kepada negara, aku serahkan seluruh cintaku padamu" , "gaji aku cmn 2,8 jt, kalau kamu bisa ayo" , "suatu saat aku akan bawa kamu ke agama aku". Lihat, seakan-akan semuanya terhampas dari ingatanmu. Tanpa menanyakan keputusanku, tanpa perjuangan untuk memperjuangkannya, kamu melepasku. 
     Kamu yang memutuskan hubungan silaturahmi diantara kita kan ? kamu yang menjauh dari hidupku.Semua itu membuatku berpikir bahwa apa yang kita jalani bukanlah apa-apa dimatamu. Kamu membiarkanku berpikiran negative tantangmu :( 
     Banyak yang belum ku ketahui tentangmu, banyak sekali. Mungkin memang bukan jalan kita untuk bisa bersama, mewujudkan mimpiku untuk bisa mendampingimu sampai akhir hayatku. Fariz Yukito, namamu  tidak pernah luput dari doaku sayangku. Ingatanku tentangmu pun masoh terekam jelas di benakku. Abang orang baik, baik sekali.. mungkin vina bukan orang yang baik yang bisa mendampingi abang. Vina menyadari rasa sayang vina yang terlalu besar terhadap abang dan cara satu-satunya adalah berhenti, meninggalkanmu sendiri dan melangkah dari bayang-bayang tentangmu. Bukan berarti Vina menyerah akan abang, bukan berarti Vina berhenti mecoba, hanya saja Vina haru keluar dari jalan pikiran Vina untuk bisa mendampingi abang. Apapun yang menjadi milikmu, akan selalu menjadi milikmu. Dan apa yang bukan, mau sekeras apapun Vina usaha, tidak akan pernah menjadi milik Vina. Tapi ada sebagian dalam diriku yang akan merindukanmu selamanya sayangku :").. Menjadi suatu kebanggaan bisa mendampingimu walaupun hanya sebentar. Maafkanlahaku yang membiarkanmu pergi dari hidupku. udah ya muluk-muluknyaa hahah maaf yee maaf... 
bang pais, maaf yaa dibawa-bawa heheh. maaf bangetttt lhoo yaa 
    

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar